Selamat datang di Diary ke 15 saya, maaf karena sudah lama saya tidak update diary ini beberapa hari. Alasannya ya karena saya sekarang sedang memiliki kesibukkan lainnya. Hehehe.
Kali ini, saya tidak akan bercerita panjang-panjang. ya kurang lebih cukup beberapa paragraf saja. Bagaimana liburanmu pekan ini? Menyenangkan tidak? Hari ini adalah Senin Pertama di Tahun 2016, itu artinya sudah pada mulai bekerja dan menuntut ilmu lagi ya? Ayoo semangat doong. Masa' mau libur terus hhahaha. Oh iya sampai lupa, untuk mengucapkan selamat tahun baru 2016 ya semuanyaaaaa.......! Apa Resolusi kalian di tahun 2016 ini? Ayo segera dilakukan agar tidak hanya menjadi Rantai Resolusi dari tahun ke tahun. Hahahaha.
Akhir-akhir ini intensitas turun hujan kayaknya untuk wilayah Jogja kok berkurang ya? Padahal kan seharusnya masih musim hujan. Bener gak sih? Akhir-akhir ini cuaca lebih cenderung panas daripada hujan. Tapi tidak sepanas hati yang ditikung oleh teman sendiri kok, tenang saja. hahaha. Apalagi beberapa hari ini muncul berita bila membakar hutan tidak termasuk merusak lingkungan, karena bisa di tanam lagi. Itu orang macam apa yang bisa ngomong seperti itu ya? Kalau begitu, mencuri barang milik orang lain bukan termasuk tindakan kriminal, karena bisa beli lagi. Kita bisa membunuh seseorang, karena bisa bikin anak lagi. Kita juga bisa membuang sampah di sungai, karena bisa dibersihkan lagi. Mbok kalau mikir itu ya dipikir baik-baik to yo. Jangan karena sudah dapat makan, maka kita menindas pengemis.
Yaudah karena saya bukan pakar hukum, saya tidak bisa berbicara banyak mengenai kasus tersebut. Tetapi, saya bisa mengartikan demikian berdasarkan apa yang telah oknum tersebut sampaikan. Padahal, membakar hutan sudah menjadi masalah internasional, tetapi dengan santainya hal tersebut bukan merusak alam. Kamu pikir binatang-binatang yang bersarang di hutan tersebut suka jika alamnya di bakar? Coba keadaan dibalik. Tiba-tiba banyak orang utan memasuki kompleks perumahan warga, apa yang dilakukan warga? Suka tidak? Warga malah memburunya dan bahkan sampai membunuhnya. Itu baru orang utan yang migrasi ke kompleks. Belum kalau semua binatang tiba-tiba diberi Keajaiban oleh Tuhan untuk merusak perkotaan. Apalagi Membakar rumahmu. Suka tidak? Toh rumahmu bisa dibangun lagi, kotamu bisa dibenahi lagi. Tapi apa kamu bisa untuk diam saja? Coba dipikir baik-baik! Kalau kamu tidak akan melawan bila kotamu atau rumahmu dibakar dan diacak-acak oleh para binatang. Baru kamu boleh berbicara bila membakar hutan tidak merusak alam.
Hahahaha, sudah dulu ya, semoga Diary kali ini bermanfaat. Semoga Indonesia benar-benar melakukan Revolusi Mental. Terima kasih dan sampai jumpa, BYE~