Free File Sharing

4shared.com - Free file sharing and storage

Wednesday, 30 December 2015

Memanipulasi Mimpi

Hello semuanyaa, selamat datang kembali di Diary ke 14 saya. Hari ini 30 Desember 2015, orangtua dan adik saya telah kembali ke kota dimana bapak saya mencari nafkah. Seharusnya tanggal 2 Januari, tetapi adik saya tidak mau, mungkin sudah ada agenda tahun baru di sana dengan teman-temannya. Alhasil, hari ini rumah kembali sepi, biasanya jam-jam pagi saya selalu melihat orangtua saya di depan TV namun sekarang mereka sudah berada di luar kota kembali. Sepi, berasa cepat sekali waktu berjalan ya, haha.

Hari ini, lebih tepatnya beberapa hari ini Jogja sedang tidak hujan, melainkan panas yang super panas mungkin. Karena, saya tidur siang dan malam selalu basah, bukan basah karena yang lainnya melainkan basah keringat padahal kan seharusnya ini adalah musim hujan. Hal tersebut menyebabkan saya terpaksa harus memperlihatkan otot-otot kekar saya kepada seisi rumah, ya meja, kursi, tv, laptop, lemari, kompor, dll. Bicara mengenai otot-otot kekar, saya sudah tidak latihan kembali selama 2 bulan lamanya, hasilnya adalah tangan saya kembali mengecil, chest saya juga tidak lagi seperti saat latihan, kalau dalam istilah kerennya, loyo. Tapi, di jalan rumah saya rasanya mau akan dibuka sebuah Gym, tapi belum tentu juga sih. Kalau iya, mungkin saya akan segera ke sana mumpung dekat. hahaha. Oh iya, sebentar lagi kita akan merayakan tahun baru 2016 nih, besok pasti jalanan akan tambah ramai, dan kabarnya tahun baru di Jogja bakal berbeda, karena Jl. Malioboro untuk merayakan tahun baru akan dikhususkan untuk pejalan kaki, sehingga untuk parkir kendaraan akan diarahkan untuk menempati perkiran portable baru di dekat Jl. Malioboro tersebut, saya lupa namanya tapi dahulu itu adalah tempat parkir bus-bus. Mari ramaikan tahun baru dengan kembang api yang keren-keren di spot-spot Jogja.

Sebelum menulis materi ini, saya sebelumnya tidur pagi. Ya, selepas mengantar keluarga saya ke bandara, saya membuka laptop karena ada order tiket, lalu saya sarapan, nonton warkop, dan mengantuk. Saya memutuskan untuk tidur kembali, karena saking ngantuknya haha. Saya pun kepanasan, berkeringat dan membasahi bantal saya, bukan basah karena iler atau yang lainnya. Tapi, setelah beberapa menit, saya memasuki fase tidur yang nyenyak, bahasa ilmiahnya saya lupa ya haha. Saya bermimpi, di mimpi saya bersama teman saya sedang mencari sesuatu yang berhubungan dengan game. Ceritanya sebagian sudah mulai lupa. Kenapa jika mimpi, kita jarang bisa mengingatnya dengan baik? Karena menurut penelitian, memory mimpi dari tidur tersebut hanya masuk ke Short Term Memory, yaitu memori jangka pendek kita bukan di Long Term Memory. Itulah alasannya kita jarang bisa mengingat dengan sangat baik.

Bicara tentang mimpi, siapa yang pernah ketika mimpi, mimpi yang seru dan tiba-tiba terbangun, lalu ingin tidur lagi dengan melanjutkan mimpi tersebut? Atau ketika sebelum tidur kamu ingin bertemu dengan orang yang ingin kamu mimpikan, lalu ketika tidur, kamu bertemu dalam mimpi? Dan yang paling ekstrim adalah kamu set mimpimu ketika di dalam mimpi kamu sadar kalau itu hanya mimpi, ada yang pernah? Semua hal tersebut pernah saya alami dan saya coba, hasilnya pun tidak selalu berhasil, namun pernah berhasil. Tidak jarang juga saya kelupaan jika apa yang saya rencanakan sebelum mimpi itu akan saya lakukan di mimpi. Tetapi, sesekali saya pernah set mimpi saya sedemikian rupa, hingga hasilnya saya bisa bertemu dengan orang yang saya ingin mimpikan, dan juga adegan dalam mimpi. Kalau kamu, mimpi apa yang pernah kamu set atau pernah gak sih kamu mimpi lalu sadar itu mimpi lalu kamu melakukan apa yang ingin kamu coba di mimpi tersebut? Itu bisa saya sebut sebagai Memanipulasi Mimpi. Karena pada umumnya, mimpi tersebut berjalan tanpa kita ketahui dan tidak jarang mimpi tersebut cukup menyeramkan. hahaha. Jadi, kita sendiri yang set mimpi tersebut sehingga menjadi apa yang kita inginkan. Ini adalah tulisan tambahan ketika saya sudah post, dan saya membaca mengenai Lucid Dream, adalah saat pemimpi mengetahui atau menyadari bahwa mereka sedang bermimpi. Klik saja nama tadi, anda akan langsung menuju keterangan lengkapnya. :)

Tulisan ini saya buat karena saya sedang ada waktu luang dan juga sedang kepanasan. Sebenarnya judul ini bisa menjadi judul untuk judul buku, tapi ya semoga bisa menjadi nyata, hahaha. Sampai jumpa lagi di Diary selanjutnya ya, sampai jumpa lagi, BYE~

Sunday, 27 December 2015

Introspeksi

Helooww, selamat datang di Diary ke 13 ini. Sebelumnya saya mohon maaf karena ada perubahan rencana. Pada awalnya, kemarin saya menjanjikan hari ini adalah membahas mengenai standar nilai untuk masuk Surga, tetapi di perjalanan hari ini saya menjadi memiliki materi baru untuk kita bahas pada Diary kali ini.

Materi hari ini saya dapatkan karena siang hari tadi saya datang ke acara nikahan dan sorenya saya pergi ke rumah mbah saya di Magelang. Materi hari ini adalah tentang orangtua. Kenapa orangtua? Karena kehidupan itu singkat, dan untuk generasi sekarang menjadi semakin singkat. Banyak teman-teman seusia saya yang telah kehilangan salah satu orangtuanya dan bahkan ada yang telah yatim piatu. Hal yang paling menyedihkan adalah ketika kita harus kehilangan orangtua ketika umur kita masih muda dan bahkan masih bocah. Saya sendiri jujur, saya tidak tahu apa jadinya saya kalau salah satu orang tua saya sudah tidak ada. Saya termasuk anak yang manja walaupun di luar saya terlihat mandiri, tetapi ketika di dekat orang tua, saya adalah anak yang manja. Anak yang ingin selalu berada di bawah naungan mereka. Kasih saya orangtua takkan pernah putus hingga kapanpun. Bahkan, tiada cinta yang lebih tulus dibandingkan cinta dari orangtua kepada anaknya.

Bukti cinta orangtua kepada anaknya adalah yang paling tulus salah satunya adalah, ketika mereka mengajari kita cara berdiri, berjalan, dan juga mengajari kita berbicara. dan lainnya. Coba kalian ingat-ingat atau kalian perhatikan bagaimana reaksi orangtua yang melihat anaknya sudah bisa berdiri bahkan berjalan, dan dengan bangganya mereka 'memamerkan' anak tersebut kepada saudara dan juga teman-temannya. Perhatikan, pasti mereka menunjukkan ekspresi bahagia dan bangga yang sangat tulus. Hal tersebut juga terjadi saat mereka mengajarkan kita untuk berbicara. Siapa yang tidak senang saat bayinya bisa berkata "mama" atau "bapak", atau "ibu" atau apapun panggilan orangtuanya. Pasti semua orangtua sangat bahagia dan pasti mereka juga akan 'memamerkan' anaknya kepada saudara dan juga teman-temannya.

Ada 1 hal yang sangat menyentuh, yaitu saat kita masih balita atau kecil pasti kita selalu bertanya tentang sesuatu dan orangtua pasti dengan senang hati menjawabnya, bahkan mungkin tidak sekali dua kali kita menanyakan hal yang sama, bahkan bisa banyak sekali. Ingat tidak? Apa kalian juga pernah ingat saat orang tua pertama kali mengajarkan kita bagaimana memegang sesuatu. Sebagai anak balita, pasti hal yang dilakukan adalah sesuatu barang tersebut kalau tidak di-emut pasti dilempar kembali, ya kan? Orangtua kita senantiasa mengambilkannya kembali dan mengajarkannya kembali kepada kita. Itu adalah hal yang bisa dibilang best moment saat seusia itu.

Itu adalah sebagian bukti jika orangtua adalah orang yang memberikan cinta paling tulus di dunia ini. Sebagai anak, kita seharusnya membalasnya dengan benar. Jadilah anak yang juga mencintai orangtua dengan tulus dan baik. Coba kita introspeksi diri, apakah kita sudah melakukan hal yang orangtua kita lakukan saat kita kecil tersebut tadi kembali kepada mereka? Sudahkah kamu dengan sabar mengajari orangtuamu bagaimana cara-cara melakukan sesuatu (misalnya memakai HP, sosial media, dll), merawat orangtua ketika mereka memasuki usia senja, atau yang paling mudah saja, sudah kah kita membuat orang tua kita bisa tersenyum setiap hari? Tapi, kalau dari saya pribadi, lebih kepada sudahkah kita dengan sabar mengajari orangtua cara melakukan sesuatu tersebut walaupun sudah beberapa kali kita ajarkan tapi orangtua masih belum memahami caranya? Itu adalah hal yang nampaknya susah untuk kita jumpai pada generasi sekarang ini.

Jadi, mari semuanya kita tunjukkan rasa cinta kita yang tulus kepada orangtua kita semua. Hal ini berlaku untuk semuanya, baik yang masih ada maupun yang sudah pergi meninggalkan dunia. Jadilah anak yang benar-benar bisa membanggakan orangtua di dunia maupun di akhirat. Karena, salah satu amalan yang tidak akan putus adalah doa anak-anak yang soleh kepada orangtuanya. Cintailah orangtua kita sebagaimana mereka mencintai kita. Jaga baik-baik orangtua yang masih ada, asuh, rawat, temani, dan tuntun mereka. Jika mereka sudah meninggal, doakan mereka, doakan di waktu-waktu yang baik sebagaimana yang telah diajarkan oleh Agama kita.

Semoga tulisan ini bermanfaat, semoga orangtua kita diberi kebahagiaan dunia akhirat, aamiin. BYE~

Friday, 25 December 2015

Upgrade Ilmu Vertikal

Helloooww, selamat malam dan selamat datang di Diary ke 12 saya ini. Hari ini, adalah long weekend, sehingga keramaian di luar rumah semakin meningkat. Bagaimana dengan long weekend di tempatmu? Semoga kita semua diberikan kesehatan untuk selalu menjalani hari-hari di dunia ini, aamiin. Oh iya, sebelumnya saya ingin mengucapkan Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 24 Desember kemarin, dan hari ini adalah hari Natal.

Hari ini, saya pergi ke Ambarukmo Plasa untuk mencari sepatu baru adik saya, setelah memutar-mutar cukup lama, akhirnya dapatlah sepatu buy 1 get 1, hahaha. Harga tidak terlalu mahal, tapi dapatnya 2, ya lumayan sih hehe. Setelah saya menemani adik saya, saya turun mencari orang tua saya yang sedang meet-up bersama teman sekolahnya yang kini menjadi Profesor Doktor di ITB, rencananya besok mereka akan melakukan meet-up dengan teman-teman lainnya dan setelah itu Prof Doktor ini akan langsung pergi ke Jepang. Sungguh sangat menarik ya, saya jadi penasaran bagaimana kehidupan saya 20 - 30 tahun mendatang. Apakah sama seperti itu, atau lebih baik. Mari kita berdoa agar semua menjadi lebih baik.

Kami melakukan ibadah shalat Maghrib di Masjid UGM, karena terlambat jadi bapak saya menjadi imam untuk jamaah yang terlambat juga, cukup banyak makmum yang terlambat. Setelah selesai shalat dan rangkaian doa, saya duduk-duduk santai sembari menunggu ibu dan adik saya turun dari tempat jamaah perempuan. Saya melihat ada kelompok jamaah pria yang sudah siap untuk memulai shalat maghrib beserta imamnya. Ada seorang bapak-bapak dan anak kecil hendak shalat yang bapaknya ingin meng-imam-i anaknya tersebut sedang melihat-lihat kelompok jamaah tadi. Akhirnya entah ngomong apa, bapak itu memutuskan untuk shalat berdua saja dengan anaknya, sedangkan kelompok jamaah tadi juga memulai shalatnya. Ketika sudah masuk rakaat ke 2, ada sekelompok jamaah baru lagi yang kita sebut saja jamaah B yang memulai shalat beserta imamnya. Sehingga, dalam 1 masjid ini terdapat 3 Imam yang sedang menjalankan ibadah Shalat Maghrib bersamaan.

Menurut ilmu agama yang pernah saya peroleh, hal tersebut seharusnya tidak boleh terjadi. Sehingga seharusnya dalam 1 masjid hanya boleh ada 1 imam yang memimpin shalat, tidak boleh lebih dari 1 imam yang memulai memimpin shalat dalam 1 masjid atau mushola. Saya akan mengutip Hadist Nabi beserta penjelasannya ya:

Mereka berdalil dengan hadits Abu bakroh z yang berbunyi:
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ أَقْبَلَ مِنْ نَوَاحِيْ المَدِيْنَةِ يُرِيْدُ الصَّلاَةََ فَوَجَدَ النَّاسَ قَدْ صَلَّوْا فَمَالَ إِلَى مَنْزِلِهِ فَجَمَعَ أَهْلَهُ فَصَلَّى بِهِمْ
Ssungguhnya Rasululloh datang dari pinggiran madinah ingin menunaikan sholat, lalu mendapati orang-orang telah selesai sholat berjamaah. Kemudian beliau pulang kerunahnya dan mengumpulkan keluarganya dan mengimami mereka sholat.[10]
Hadits ini menunjukkan tidak bolehnya jamaah kedua, karena seandainya diperbolehkan tentunya beliau n tidak meninggalkan keutamaan masjid nabawi.[11]
Ibnu ‘Abidin menyatakan dalam Hasyiyah Radul Mukhtar (1/553): “seandainya diperbolehkan jamaah kedua, tentunya Rasululloh n tidak memilih sholat dirumah dari berjamaah kedua dimasjid”.[12]
Demikian juga mereka berdalil dengan sabda Rasululloh n dalam hadits Abu Hurairoh z yang berbunyi:

لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِالصَّلاَةِ فَتُقَامَ ثُمَّ أُخَالِفَ إِلَى مَنَازِلِ قَوْمٍ لاَ يَشْهَدُونَ الصَّلاَةَ فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ

Sungguh Aku ingin memerintahkan seseorang mengimami sholat lalu ditegakkan (dilaksanakan). Kemudian aku pergi ke rumah orang-orang yang tidak mengikuti sholat lalu aku bakar rumah-rumah mereka tersebut.[13]
Hadits ini menunjukkan ketidak bolehan jamaah kedua dalam satu masjid, karena seandainya diperbolehkan, maka ancaman pembakaran tersebut tidak ada artinya. Hal ini kerena mereka dapat mengambil udzur dari jamaah pertama dengan menyatakan kami akan melaksanakan jamaah kedua .
Pernyataan Rasululloh : “لاَ يَشْهَدُونَ الصَّلاَةَ  bermakna sholat yang diperintahkan untuk ditegakkan atau dilaksanakan adalah sholat jamaah yang pertama, karena kata (الصَّلاَةَ) diberi tambahan huruf alif dan lam sehingga menunjukkan sholat jamaah yang pertama. hal ini menguatkan pendapat larangan jamaah kedua, karena seandainya diperbolehkan, tentu dikatakan
لاَ يَشْهَدُوْنَ صَلاَةً tanpa huruf alif dan lam. " 
Sumber: https://ustadzkholid.wordpress.com/2007/09/25/hukum-jama%E2%80%99ah-kedua-dalam-satu-masjid/

Saya sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW, saya tentu akan mengikuti ajaran yang keluar langsung dari Nabi itu sendiri, karena salah seorang penceramah agama idola saya yaitu Dr. Zakir Naik pernah berkata, jika kita mencintai dan beriman kepada Nabi Muhammad SAW, dan Allah SWT, maka kita harus mengikuti apa yang Nabi lakukan atau ajarkan. Bukan berdasarkan budaya atau ajaran tambahan-tambahan lainnya. Karena, Nabi Muhammad sudah diberikan mukjizat oleh Allah untuk menyempurnakan ajaran agama kita, Islam. Kalau barang atau alat elektronik memiliki buku manual, maka manusia juga memilikinya, yaitu Al - Qur'an. Al- Qur'an turun sebagai penyempurna dari yang sudah ada.

Tentunya saya juga belum sempurna dan memiliki ilmu agama yang tinggi, tetapi kita bisa karena terbiasa. Artinya, semakin kita terbiasa untuk belajar, maka ilmu kita terus bertambah dan akan menjadi bukit yang besar. Mari kita semua belajar, sharing-sharing tentang ajaran agama, karena dengan hal tersebut kita juga menjadi belajar. Tubuh kita secara tidak langsung akan mengingat kembali ajaran yang telah didapatkan dan secara tidak langung biasanya kita juga akan berkaca sendiri, apakah yang saya katakan tersebut sudah saya lakukan atau belum. Bagaimana kita mau mengajarkan seseorang untuk baik, sedangkan diri kita belum bisa menjadi contoh. Benar? Jadi saya mengajak kawan semua untuk sharing ya, mari kita saling belajar untuk menyempurnakan ajaran agama kita.

Diary selanjutnya, saya akan mencoba membahas tentang standar kelulusan untuk masuk surga. Apa saja yang semestinya menjadi standar kelulusan tersebut? Tunggu saja ya. Semoga Diary hari ini bermanfaat bagi kita semua, dan sampai jumpa di Diary selanjutnya. BYE~

Wednesday, 23 December 2015

Oh, Uang~

Hallo, selamat datang di diary ke 11 saya, hari ini adalah hari yang tergolong cerah, karena sepertinya hari ini rumah saya tidak turun hujan, tapi belum tahu kalau nanti tengah malam ya. hahaha

Hari ini saya ingin membahas fakta penting yang biasa saja, hahaha. Menurut pantauan saya beberapa hari terakhir, kepadatan Jogja sudah mulai meningkat karena sudah memasuki libur Natal dan Tahun Baru. Bahkan saya keluar dari gang perumahan saja, langsung nampak antrian untuk ke traffic light, padahal untuk hari biasa hal tersebut tidak akan terjadi. Bayangkan betapa padatnya Jogja dipuncak liburan, ahhhh, rasanya ingin tidur di rumah saja, kalaupun pergi rasanya ingin jadi penumpang saja. hahaha. Jadi bagi penduduk Jogja, sebaiknya jika anda hanya ingin sekedar jalan-jalan, hindari area-area keramaian ya. Seperti, tujuan para wisatawan luar kota biasanya adalah daerah Malioboro. Sekitar Jalan Malioboro pasti akan penuh. Selain itu, destinasi-destinasi lainnya adalah Tugu Jogja, Pantai, Gunung Kidul, dan juga Mall-mall. Karena saya sudah jarang berkeliaran, jadi sepertinya yang umum para wisatawan kunjungi adalah yang sudah saya sampaikan tadi. Oh iya, wahana-wahana baru seperti Sindu Edu Park, Jogja Bay Waterpark nampaknya juga akan ramai. Emmm, selanjutnya mungkin kalian bisa menambahkannya sendiri ya.

Beberapa hari ini saya hanya berdua dengan adik saya di rumah, ibu saya sedang berada di rumah mbah saya di Magelang. Secara otomatis ini adalah waktu yang tepat untuk mengajaknya menjelajahi Jogja, sekaligus juga saya dirampok olehnya :'(. Kemarin, kami menuju CGV Blitz Hartono Mall untuk menonton sebuah film, Single. Kenapa di Hartono mall? Kan lebih mahal dari JWalk tuh. Ya memang, tapi saya tak bisa membayangkan macet jalannya dan jarak saya lebih dekat ke Hartono Mall. Setelah nonton kami lanjut jajan di Zara-Zara, mau menunjukkan ke adik saya es krim nitrogen gitu ceritanya. Hingga tak terasa sehari tersebut uang seratus ribu pecah sisa sepuluh ribu.

Hari ini, dimulai dengan sarapan Olive dan memotong antrian traffic light di dekat rumah dengan motor. Huft, untung saja Olive tersebut bisa dipotong jalannya melalui jalur komplek perumahan warga, jadi tak perlu mengantri yang panjangnya bikin kelaparan. hahaha. Hari ini, acara kami berdua tidak banyak, siang hari hanya kami manfaatkan dengan bermain game dan tidur siang. Selepas Maghrib, saya ajak adik saya untuk makan di Pasta Banget Signature di Jl. Damai. Sebenarnya, sewaktu di sini, ada yang aneh. Tiba-tiba si mbak-mbak mengantarkan Sallad kepada kami dengan sangat terburu-buru sedangkan kami tidak memesannya. Setelah ditunggu beberapa lama kok tidak diambil lagi sama mbak-mbak tadi, jadi akhirnya kami kira itu gratis. Namun ketika kami sudah memakannya, barulah mbak-mbak tadi datang dan mempertanyakan apakah kami memesan sallad tersebut dan berkata "iya tadi salah, tadi sudah di lihat tapi cuma didiamin (maksudnya kami berdua diamkan) saja". Dalam hati saya berpikir, kalau sudah tahu salah dan lihat didiamkan saja kenapa tidak segera diambil, malah menunggu sallad tersebut habis barulah kalian muncul. Tapi karena saya tidak ingin memperlebar, dan melihat juga adik saya menyukai salladnya jadi saya putuskan untuk tidak komplain apa-apa dan mempersilahkan memasukkan ke dalam daftar pesanan kami saja, ya walaupun setelah saya bayar, menyisakan sepuluh ribu dari seratus ribu. Agak sedih sebenarnya dalam dua hari sudah habis 180 ribu, padahal seharusnya bisa untuk yang lebih berguna, hahaha.

Besok pagi, kami akan kedatangan seorang keluarga lagi, yaitu bapak saya. Hahahaha. Itu tandanya saatnya besok bangun pagi dan pergi ke bandara, semoga tidak macet dan perjalanan lancar jaya. Yeaayyy~!

Sekian dulu yang bisa saya bagikan hari ini ya, sampai bertemu lagi di Diary selanjutnya. BYE~

Tuesday, 22 December 2015

Update Informasi

Hari ini adalah diary saya ke 11, maaf sepertinya lama absen karena maklum orang sibuk dan banyak acara, jadi jarang sekali buka blog, haha. Sebenarnya sih karena ketika dapat materi, saya lupa untuk nulis dan jadinya lupa deh materinya apa ahahaha.

Oh iya hari ini adalah bertepatan dengan HARI IBU, jadi saya mau mengucapkan Selamat Hari Ibu untuk seluruh ibu dan calon ibu yang berada di seluruh Dunia yesss. Mari sejenak kita berdoa untuk kesehatan dan keselamatan ibu kita tercinta, aamiin.

Saya ingin bercerita kalau akhir-akhir ini Yogya sudah penuh, mungkin karena sudah mulai masuk musim liburan kali ya, kemana-mana kok penuh kendaraan, bahkan di dekat rumah saya pun sudah mulai ramai tak seperti biasanya. Oh iya, tanggal 20 kemarin, sebuah wahana besar di Yogya sudah dibuka, Jogja Bay Waterpark sudah dibuka jadi ini seperti magnet bagi para wisatawan dan penduduk lokal untuk merasakan bermain air dengan wahana-wahananya yang baru. Saya juga dengar 0 Km juga sudah dibuka tanggal 20, tapi kemungkinan juga sih, karena saya hanya membaca sekilas saja. Saya rasa sebentar lagi lebih tepatnya ketika mulai masuk hari Natal dan Tahun baru, Jogja pasti penuh kendaraan jadi bagi yang mau sekedar jalan-jalan saja lebih baik sedikit menguranginya dulu karena anda pasti akan merasa kesal jika hanya ingin jalan-jalan tapi terjebak macet (curhat).

Oh iya, yang terbaru dari Jogja adalah, diresmikannya gedung Perpustakaan Grhatama Pustaka, sebuah layanan perpustakaan Jogjakarta yang merupakan perpustakaan terbesar di ASEAN. Menurut sumber yang saya baca, perpustakaan tersebut juga memiliki bioskop 6D. Perpustakaan tersebut berlokasi di Jl. Janti No. 1 Banguntapan, Yogyakarta dilengkapi dengan bioskop 6D, jadi pengunjung bisa merasakan sensasi kelima panca indra penonton akan diajak menikmati efek dari adegan-adegan yang ada di film saat diputar. Kalau saya tidak salah ingat, lokasi perpustakaan ini berada di sebelah gedung JEC. Perpustakaan ini akan buka pada hari Senin - Sabtu 08.00 - 22.00 WIB, jadi bagi para pengunjung silahkan atur waktunya ya karena di dalamnya terdapat banyak koleksi-koleksi menarik, kuno dan langka lho.

Oh iya, saya juga kemarin sempat membaca kalau Bus TransJogja akan segera diganti yang baru, mungkin sekitar awal tahun 2016 bus baru tersebut akan beroperasi mengganti bus-bus lama yang mungkin sudah sepatutnya diganti ya. Hmmm, saya pikir mungkin supirnya juga perlu diperbarui cara mengemudinya juga sih ini, karena saya beberapa kali menemui bus transjogja yang menyetir dengan kecepatan yang mungkin lebih tinggi daripada SOPnya saat bus tersebut kosong.

Hmmm, bahan ini sebenarnya muncul secara tiba-tiba saja, sebenarnya di awal saya ingin menulis materi yang berbeda, tapi yang keluar justru malah ini, wkwkwk. Semoga bisa bermanfaat ya, semoga juga menambah info bagi anda yang berada di sekitar Jogja, sampai jumpa di diary saya selanjutnya, BYE~

Saturday, 12 December 2015

December 12, 2015

Hello everyone and welcome to my 10th Diaries, Today, we'll talk about this date, today is December 12, 2015. Seharusnya sekarang saya sudah pergi beli sarapan, tetapi karena om saya datang untuk meminjam motor guna pergi ke klitikan, sehingga saya tidak bisa membeli makan. Ada kendaraan lain, tetapi habis bensin dan uang di dompet saya hanya tersisa sepuluh ribu rupiah, wkwkwkwk. Itu artinya, saya harus membeli sarapan agak siangan dikit karena saya harus mengambil uang dahulu di ATM, dan membeli bensin, serta membeli sarapan. Hmmm, saya sudah menghitung, kira-kira sisa uang saya untuk akhir bulan ada berapa. Ya Alhamdulillah sepertinya akan berada di atas rata-rata lah, hahaha.

Tanggal 12 adalah angka yang spesial untuk saya, selain karena itu adalah kebalikan dari angka tanggal saya lahir, 12 memiliki makna tersendiri bagi saya. Mau tau ceritanya? Rahasia yes. Tapi, yang perlu kamu tahu adalah angka tersebut adalah angka yang bagus.

Hmmm, sebenarnya saya tidak ada bahan untuk nulis hari ini, karena mood saya sepertinya sedang turun. Butuh mood booster, tapi tidak ada. Jadi, ya entah ini sampai nulis ini saya juga masih mikir tulisan apa yang akan saya sampaikan. Hmmmm, Oh iya, kurang dari seminggu lagi, orang tua dan adik saya akan datang ke Yogya untuk berlibur. Itu artinya adalah, saya bisa banyak berhemat untuk bulan ini, hehehe. Mau mikirin usaha lain, sebenarnya saya ada kepikiran untuk usaha drum custom, akan tetapi teman saya sedang berduka dan sepertinya hal tersebut membuat pola pikirnya berubah dan saya pun memakluminya. Jadi sekarang saya sedang mencari tahu bisnis apalagi yang bisa menjadikan rintisan dari 0 hingga menjadi bukit. Karena kalian tahu, saya hanya seorang pengangguran bergelar. Saya tergolong bukan orang kreatif dalam berfikir bisnis, tetapi saya tergolong orang yang punya target dan kemauan yang keras. Sehingga saya sudah menentukan targetnya, saya akan mengejar target tersebut hingga sampai tujuannya. Untuk sekarang saya masih menyimpan modal usaha ini sampai saya menemukan apa yang sesuai untuk dijalankan.

Eh iya, paragraf ini sempat tertunda karena saya sedang googling bisnis waralaba, hehe. mungkin kita sudahi saja dulu tulisan ini. Saya mau melanjutkan pencariannya. Sampai jumpa di diary selanjutnya, BYE~

Friday, 11 December 2015

Karakteristik

Hallo and welcome to my 9th Diaries. Kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana saya menulis, dalam hal ini adalah bagaimana saya menulis di blog.

Sesungguhnya, apa yang saya tulis tidak selalu mengenai apa kegiatan keseharian saya, tetapi apa yang terlintas di pikiran saya saja. Sehingga, terkadang saya melewatkan banyak hari karena konten yang ingin saya tulis tersebut belum nyantol dalam pikiran saya. Kalau selalu tentang kehidupan saya, tidak ada yang menarik apalagi saya bukan artis yang memiliki banyak kegiatan, bahkan kegiatan hanya di rumah saja tetapi banyak sekali yang suka tentang dirinya. hahaha.

Konten kali ini adalah bagaimana saya menulis, salah satunya sudah saya beritahu di awal tadi. Tidak selalu mengenai kegiatan keseharian, tetapi apa yang terlintas di pikiran saja. Saya bukan orang yang kreatif dalam memunculkan ide-ide dalam menulis, tetapi saya lebih suka menulis ketika sendiri daripada diam tidak jelas. Karena menulis menurut saya juga suatu interaksi terhadap calon pembaca. Selain itu juga melatih kegiatan motorik kita, antara jari, dengan otak, dan otomatis biasanya kita juga mengucapkan kata-kata yang kita tulis bahkan ada orang yang malah menulis sambil membacanya dengan bersuara. Kalau kamu termasuk yang mana?  Selanjutnya adalah pemilihan kata untuk dituliskan, saya cenderung menggunakan bahasa yang baku bahkan mungkin terlalu baku untuk hanya tulisan biasa. Hmmm, bagaimana saya menjelaskannya ya, sebenarnya ya ini sudah seperti menjadi tipe saya menulis dengan bentuk kalimat yang baku, tapi tidak 100% mengikuti EYD karena saya sadar nilai bahasa indonesia saya tidak sempurna.

Mari beralih ke panjang dan pendeknya konten. Sebenarnya saya suka menulis panjang, tetapi terkadang saya juga menulis pendek. Ketika konten yang saya bagi adalah pendek saya hanya akan menulis pendek. Tetapi jika sudah niat panjang, maka jika di MS. Word, mungkin bisa sampai 3-5 halaman dengan TNR 14 spasi dibawah 0,5. Saya pernah berniat menulis buku mengenai motivasi, akan tetapi baru sampai bab 2, tiba-tiba konten di otak saya menghilang. Saya sudah membeli beberapa buku bacaan tentang motivasi, akan tetapi sepertinya nyawa saya di sana sudah hilang. sehingga belum melanjutkannya lagi sampai sekarang, mungkin nanti atau malah berubah genre, haha.

Lalu apalagi ya yang menjadi karakteristik seseorang dalam tulisan? Hmmm, mungkin ini saja dulu kali ya. Mungkin malah kamu yang ingin berbagi karakteristik dalam menulis? Bebas kok, mari kita sama-sama belajar dan melakukan gerakan #YukMenulis agar kita semua menjadi lebih akrab dan cerdas.

Semoga tulisan ini bermanfaat ya, sampai jumpa di tulisan selanjutnya. BYE~~

Thursday, 10 December 2015

Hujan dan Rejeki

Welcome to my 8th Diaries, kemajuan ya sambutannya pakai bahasa Inggris. Hahaha. Ya lumayanlah biar orang ngerti kalau saya juga bisa bahasa lain selain bahasa lokal, wkwkwk.

Akhir-akhir ini sering turun hujan, ada yang tahu kenapa? Ya karena sudah masuk musim hujan. Apakah anda salah satu orang yang mengeluh ketika hujan turun tetapi saat musim panas anda meminta hujan? Kurang-kurangi ya kawan. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahaan (94:5)" akan tetapi saya menterjemahkan seperti ini "Karena sesungguhnya bersamaan dengan kesulitaan ada kemudahaan". Ketika kita mengalami kesulitan, percayalah bahwa saat kesulitan tersebut diberikan, pasti bersamaan juga dengan kemudahaannya. Itulah yang saya yakini dan memang benar seperti itu adanya. Ketika turun kesulitan kepadamu, maka "maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik (70:5)" karena Tuhan pasti memiliki hadiah yang besar terhadap kesabaranmu. Wow, hari ini super sekaliii~.

Tau gak kalau ketika hujan turun, sebenarnya pintu rejeki juga sedang dibuka oleh Allah? Jadi ketika turun hujan deras, lantas kamu kesal, maka kamu sedang merugi. Hal yang harusnya kamu lakukan adalah perbanyak dzikir dan berdoa kepada Allah S.W.T. Kalau bisa, kamu juga membaca Al-Quran atau kitab suci lainnya. "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku (12:86)". Sebenarnya banyak waktu-waktu yang baik untuk berdoa, tetapi saya tidak akan keluar dari topik yaitu Hujan dan Rejeki, jadi spesifik hanya ketika hujan turun. Saya sendiri sebenarnya mulai mengetahui hal ini juga belum sangat lama, adalah ketika saya di semester terakhir sebelum mengambil skripsi perkuliahan saya. Saat itu mendung dengan sangat gelap, mahasiswa mulai panik dan ingin segera selesai agar bisa pulang. Dosen saya mengetahui hal tersebut dan sengaja memperlama kegiatan perkuliahan. Hingga akhirnya hujan turun dengan sangat deras, lalu dosen saya berkata kepada kami untuk berdoa sejenak. Karena pintu rejeki atau salah satu waktu yang baik untuk berdoa adalah ketika turun hujan. Sejak saat itu, saya mulai mengetahui dan mulai membiasakan diri berdoa ketika hujan turun. Hebatnya lagi ketika hari Jum'at selesai Shalat Jum'at lalu hujan, itu artinya kita disuruh Allah untuk tidak cepat-cepat keluar dari masjid dan memperlama doa kita.

Kaitannya dengan rejeki, tentu pasti seluruh manusia ingin rejeki. Siapa yang berdoa tanpa meminta rejeki? Pasti hampir keseluruhan meminta rejeki saat berdoa. Tetapi, dari apa yang pernah baca, jangan meminta "perbanyak rejeki", melainkan "lancarkanlah rejeki" seperti itu. Karena apabila rejeki anda lancar, secara otomatis rejeki anda juga sudah diperbanyak. Akan tetapi jika anda meminta perbanyak rejeki, bisa saja anda hanya diberi rejeki sewaktu-sewaktu dan tidak lancar. See? Masuk kan di nalar pikiran kita semua? Yuk,, mari kita ubah doa kita menjadi yang lebih baik.

Sebenarnya saya memiliki cukup banyak pemahaman vertikal, tetapi saya masih belum pantas untuk membagikan kepada kalian karena pasti kita semua memiliki pemahaman yang berbeda-beda. Bisa saja anda juga lebih pintar dari saya, jalan terbaik adalah kita sama-sama belajar. Apabila saya kurang, kalian tambahkan, apabila kalian kurang, saya tambahkan. Seperti itu kira-kira ya.

Semoga Diary ke - 8 saya ini bermanfaat bagi kita semua, mari sambut hari esok (Jum'at) dengan penuh suka cita karena, TGIF ! hahaha. Karena Jum'at adalah hari yang spesial dan baik. Sampai jumpa, BYE~~~

Wednesday, 9 December 2015

DEMOKRASI

Haloo, selamat pagi. Selamat datang di Diary ke - 7 milik saya. Hari ini adalah hari libur nasional lho. Pemerintah menambahkan hari ini menjadi hari libur nasional karena ada pilkada serentak. Sehingga anak-anak sekolah maupun karyawan kantoran khusus hari ini libur, tetapi untuk perusahaan retail sepertinya tetap berjalan, karena justru saat libur lah mereka mendapatkan banyak penghasilan. Ya saya mengetahuinya kerena saya pernah tes kerja di salah satu perusahaan retail yang jargon nya adalah "belanja hemat", sudah tau kan pasti apa?

Hari ini adalah pilkada serentak di semua penjuru Indonesia, mari kita gunakan hak pilih kita dengan baik ya. Karena saya tidak memiliki KTP di tempat di mana sekarang saya menulis ini, dan saya tidak mendapatkan surat-surat untuk memilih di lain daerah maka saya tidak memilih dulu, mohon ijin ya teman-teman. Bagi yang dapat memilih, silahkan pilihlah calon kalian dengan sangat bijak, bukan karena uang atau merchandise-merchandise yang dia berikan dahulu. Karena coba saja dihitung nominal uang yang telah diberikan orang tersebut, katakan saja anda diberikan Rp. 150.000, lalu coba dibagi berapa hari masa pemerintahan dia nantinya (jika terpilih), hitung lah perhari kamu dapat uang berapa dari dia, sangat sedikit kan?

Sewaktu konvoi atau pawai pilkada saya rasa juga masih perlu perbaikan, karena biasanya peserta konvoi menggunakan motor dengan tidak tertib. Seperti memakai separuh lebih badan jalan, serta mengibarkan bendera-bendera yang seperti ingin memukul kendaraan lain yang menghadang jalan mereka. Coba dibalik, coba kamu (peserta) yang dilakukan seperti itu. Saya berani jamin, kamu (peserta) tidak akan sesabar mereka yang kamu ambil hak jalannya, saya bisa jamin itu. Hmmm, ada satu lagi yang perlu dihimbau, yaitu pemakaian motor dengan knalpot yang berisik. Bayangkan saja, rumah saya dengan jalan utama itu berjarak cukup jauh, tapi saya dapat mendengar suara knalpot berisik itu dengan sangat lancar dan tentunya mengganggu sekali bagi masyarakat yang jaraknya sangat dekat dengan jalan utama. Sementara, jumlah peserta konvoi sangat banyak dan cenderung berjalan dengan sangat lambat dan terus menggeber-geber motornya. Bisa bayangkan gak sih kalau akibat kamu geber-geber motor tersebut bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat apalagi peserta di belakangmu? Secara tidak langsung kamu mengurangi umur orang di belakang motormu! Karena gas yang orang belakangmu hirup sangat kotor dan tidak sehat. Juga bagi lingkungan sekitar, asap kendaraan atau gas bungan dari kendaraanmu itu sangat tidak sehat bagi lingkungan. Bahkan mungkin kamu sama saja dengan melakukan pembakaran hutan. Oke, mungkin yang tadi agak lebay, tapi coba saja kamu hirup terus itu udara kotor seharian, pasti bakal mati. Saya saranin juga, coba kamu jongkok tepat di samping knalpotmu, lalu motor tersebut digeber dengan sangat keras. Enak gak ditelingamu? Kalau enggak, copot, ganti saja dengan yang standar.

Sebenarnya, saya ada membaca lagi tentang Elanto yang melapor ke kantor polisi di RingRoad Utara terkait kegiatan konvoy pilkada. Tetapi karena saya tidak mengetahui apa hal yang dituduhkan Elanto, jadi saya tidak ingin membicarakannya daripada menjadi fitnah. Jadi saya hanya berbicara apa yang saya ketahui dan yang saya rasakan, toh ini negara Demokrasi yang semua warga negaranya bebas ter-arah. Saya pun tidak mengapa apabila tulisan ini mengganggu peserta konvoi pilkada tersebut, tetapi saya rasa tulisan saya cukup mewakili mereka yang terdzolimi.

Saya berbicara seperti ini tentu juga menghadirkan solusi, karena kritik tanpa solusi hanya menjadikan kita orang yang hanya bisa bicara. Solusinya adalah, lakukan konvoi pilkada dengan tertib, gunakan badan jalan semestinya, jangan ambil hak jalan orang lain, Taat lalu-lintas, apabila trafic light menunjukkan lampu merah, maka berhentilah dengan Tenang. Gunakan kendaraan yang sehat lingkungan, toh supaya apa menggunakan motor dengan suara bising? Motor dengan suara tenang apabila kamu berjumlah seperti konvoi dan membawa atribut konvoi juga orang-orang pasti tau kok tujuanmu apa. Bukankah konvoi anarki malah akan membuat citra calonnya menjadi buruk? Coba logikakan itu. Apabila kalian (peserta konvoi) melakukan konvoi dengan tertib, toh semua juga akan berjalan lancar tanpa ada pihak lain yang dirugikan, benar tidak?


Yuk, semangat membangun bangsa dengan memilih calon pemimpin dengan sebaik-baiknya. Semoga tulisan ini bermanfaat ya. Sampai jumpa lagi yaaaa. BYE~

Sunday, 6 December 2015

Cerita Apa Iniiiiii ???

Halooo,, selamat datang di Diary ke - 6 milik saya. Apa yang mau diceritakan hari ini ya, hmmm. Saya seperti tidak ada cerita tapi memiliki waktu luang untuk nulis. Sebenarnya sih kemarin ada cerita hanya saja STM saya tidak baik, maka lupa sudah cerita yang mau saya tulis kemarin itu ada apa saja. hahaha.

Hari ini bangun pagi, langsung mengurus kerjaan di hari Minggu, Nikmatnya memiliki bisnis sendiri adalah kita bebas memiliki hari kerja, flexible saja harinya asal koneksi internet lancar, maka bisnis lancar jaya. Beberapa saat ini bisnis saya seperti sedang loyo karena belum memasuki musim liburan. Tentunya sudah terbayang kan bisnis yang ramai saat musim liburan? Ya penjualan tiket pesawat, kereta, hotel, dsb. Kalau dihitung-hitung ketika ramai, penghasilan perbulan bisa mencapai UMK Jogja, lumayan untuk modal beli sembako. Begitu sepi, ya lumayan untuk modal berpuasa, hahaha. Setelah menyelesaikan urusan tadi, bermain game (DOTA 2) dulu agar tidak penat dan membangkitkan kinerja otak. Menurut saya, bermain game yang genrenya sejalan seperti DOTA 2 adalah game yang baik. Termasuk olahraga otak, karena game tersebut melatih kita dalam melakukan strategi war dengan baik. Menurut orang tua, bermain game dapat merusak otak dan membuat anak menjadi kurang pintar dalam hal akademis. Kalau menurut saya, tidak semuanya bermain game tersebut dapat merusak kepintaran dalam hal akademis si anak, tergantung kedewasaan si anak itu sendiri sebenarnya. Kalau dia bermain 24 jam sehari, itu memang sangat tidak sehat karena dia akan cenderung melalaikan hal sekitar termasuk kebutuhan dia sendiri seperti makan, mandi dan berinteraksi dengan orang lain. Kira-kira menurut saya jika masih bermain game berturut-turut hingga 2-3 jam masih tergolong sehat, tetapi jika sudah berturut-turut nonstop selama lebih dari 6 jam, maka itu sudah termasuk kurang sehat.

Mari kita berbicara hal positif dari bermain game, bagi para gamers pasti tidak akan kesulitan jika ditantang dengan pertanyaan-pertanyaan bahaha Inggris. Coba saja jika seorang gamer ditantang dengan orang yang bukan gamer untuk menjawab soal bahasa inggris, biasanya gamer akan lebih mudah dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut karena dia sudah terbiasa dengan kalimat-kalimat bahasa inggris yang ada di game tersebut. Jadi, otak mereka seperti sudah auto translate tulisan bahasa inggris tersebut. Lalu, para gamers biasanya memiliki problem solving yang lumayan cepat. Karena saat bermain game, mereka dituntut untuk bermain dengan berpikir strategi, menyusun siasat agar tidak kalah, dan kadang juga bermain dengan timing yang tidak lama. Gamers biasanya juga ahli dalam bidang komputer. Karena, bagi gamers sejati, mereka cenderung menggunakan komputer custom dengan spesifikasi yang sangat memadahi. Mungkin bisa mencapai 10 juta harga CPU nya saja. Gamers otomatis mengetahui perangkat keras bagaimana yang bagus atau jika mengalami kerusakan, perangkat lunak yang membantu kinerja komputer, antivirus yang terbaik, koneksi internet, dll. Biasanya gamers sudah seperti memiliki ijasah IT nya sendiri, karena memahami seluk beluk komputer tanpa melalui pendidikan khusus seperti perkuliahan, dsb.

Ya, mungkin masih banyak lagi kelebihan-kelebihan daripada seorang gamer. Bisa saja seorang gamer lebih memiliki tingkat kepintaran yang lebih baik daripada 'si kutu buku', tapi perlu diingatkan untuk intensitas bermainnya. Sehari 2-3 jam di pagi hari, lalu lanjut 2 jam di malam hari setelah belajar saya rasa masih dalam hal wajar. Sebenarnya yang terpenting adalah ingat waktu, jangan sampai bermain game merusak jam tidur sehat anda, juga jangan sampai melupakan untuk meluangkan waktu dengan keluarga, bermain di luar rumah, interaksi dengan orang lain, yang terpenting adalah jangan lupa untuk istirahat dan makan, kalau mantan sih tidak apa-apa dilupakan. Lebih bisa kontrol diri, jangan sampai lupa diri, dengar nasihat orang tua, dan buktikan ke orang tua kalian bahwa gamers juga bisa memiliki prestasi di bidang akademik, pasti orang tua kalian tidak akan melarang lagi kalian bermain game. Jadi, jangan hanya bermain game di dunia digital, tapi bermain game juga di dunia nyata. Berpikirlah, bagaimana caranya kita bisa bermain game tetapi kita juga memiliki prestasi akademik, itu adalah mission objective kalian para gamers. Kalian pasti bisa memecahkan game dunia nyata tersebut.

Sekian dulu ya, semoga bisa diambil hal-hal positif nya. Sampai jumpa di lain kesempatan. BYE~

Friday, 4 December 2015

Reminder ...

Haloo, hari ini berkesempatan nulis lagi. Sangat bersyukur bisa nulis lagi hari ini karena kemarin juga sudah nulis. Hari ini adalah Diary ke - 5 ya, tolong diingatkan karena sepertinya short term memory saya sedikit bermasalah. Bagi yang tidak tahu tentang STM di kalimat sebelumnya saya akan sedikit menjelaskan, intinya STM adalah ingatan jangka pendek. Contohnya, pada saat kita sedang diperkenalkan nama orang baru oleh salah satu teman kita di sebuah tempat makan, lalu pada saat di tengah obrolan, kita tiba-tiba lupa nama orang baru tersebut, nah itu berarti STM kita yang sedang bekerja, dan STM itu sedang kurang baik karena cepat melupakan nama orang tersebut.

Hari ini tidak ada yang spesial, hari ini saya hanya di rumah, pergi Jum'at-an dan pergi mengambil laundry dan menyiapkan berkas untuk besok tes di UNY. Namun cerita ini baru berjalan setelah kita berada di jalanan, karena di jalanan kita akan menemukan 100 bahkan mungkin 1.000.000 dan bisa lebih karakter manusia. Tapi, kita tidak akan membahas itu, yang saya akan bahas adalah yang masih berhubungan dengan kemarin, yaitu tentang Hiasan Motor. Saya masih menemukan beberapa pengendara motor yang berjalan seperti tidak memperdulikan orang lain. Sebut saja ada seorang ibu-ibu yang baru keluar dari sebuah gedung perbankan, dan hendak menuju jalan raya. Langsung saja sang ibu tersebut masuk ke jalan raya sementara di belakang ibu-ibu tersebut terdapat motor yang juga dikendarai ibu-ibu yang melintas. Saya saat itu melihat jelas karena saya barusan ngambil uang di ATM dan akan meneruskan perjalanan. Untungnya ibu-ibu yang di belakang cepat melakukan penge-rem-an dan melakukan tikungan dengan lincah, sehingga tidak terjadi tabrakan yang lumayan membahayakan mengingat kejadian tersebut berada di jalan antar kota, Jalan Magelang.

Saya menjadi teringat tulisan saya kemarin kurang satu hal yang penting juga, yaitu menggunakan spion. Spion juga menjadi salah satu komponen penting oleh pengendara motor. Ada yang tahu kenapa diciptakan 2 spion kecil kanan kiri di sepeda motor? Agar kita tidak terlalu sering menengok ke belakang atau yang sudah berlalu, agar kita cepat move on. HAHAHAHA. Tentu bukan seperti itu dong, diciptakan spion adalah untuk membantu kita melihat situasi di belakang kendaraan kita. Agar tidak menengokkan kepala ke belakang sehingga terjadi pecah fokus saat berkendara. Para produsen pasti juga telah memikirkannya dengan sangat matang untuk menciptakan spion tersebut. Jika kita justru tidak mempergunakannya atau bahkan dilepas, pergi saja ke track balapan MotoGP, atau ke track motor downhill atau motor trail yang sedang jadi motor gaul pada saat ini. Tetapi jika di jalanan, kamu tidak sedang balapan atau sedang downhill sehingga gunakanlah spion dan pedulilah terhadap pengemudi lain dan juga nyawa anda sendiri. Ingat, keluarga di rumah sedang menunggu kepulangan anda ke rumah, bukan malah di rumah sakit.

Oh iya, sesampainya di rumah, biasa saya membuka youtube dan searching video Erix Soekamti yang sekarang sedang menginspirasi saya. Akhirnya saya pun menemukan kamera kecil mas Erix yang dia gunakan untuk video DOES nya, yaitu Canon G7 X. Langsung saja ketika saya sudah mengetahuinya, saya searching harga dan spesifikasinya, dan ternyata harganya sangat diluar dompet saya. Ya walaupun ada uangnya di bank, akan tetapi uang tersebut adalah untuk modal untuk melipat gandakannya lagi. Seperti biasa, karena STM saya lemah, dan berhubung malam ini saya teringat, saya membuka kembali websitenya dan melakukan screenshot dan di post di sini untuk pengingat saya. Siapa tahu kapan-kapan saya hendak menjajal kamera ini, meskipun sepertinya saya sangat menyayangkan Canon 60D saya di tangan adik saya. Saya jadi tidak bisa membuat video Diary, akan tetapi ya tidak apa-apa, dia sepertinya lebih membutuhkannya untuk kegiatan ekstrakulikulernya. Nih screenshot dari kamera yang sedang saya incar.


Semoga tulisan ini dapat menginspirasi dan memberikan pelajaran bagi kita semua, sampai jumpa di Diary saya selanjutnya. Selamat Malam, BYE~

Thursday, 3 December 2015

Hiasan Motor

Hallo semuanya, ini adalah Diary ke-3 semenjak saya berhenti menulis di blog. Malam ini adalah malam yang panjang, karena saya menonton proses sidang Setya Novanto oleh MKD. Ketika saya menulis ini, mereka telah memutuskan untuk memutar kembali rekaman yang berdurasi 120 menit tersebut. Menurut saya, kasihan saksi telah mengikuti sidang selama 10 jam dan diperlakukan seperti terdakwa oleh para wakil MKD. Paling tidak dilanjut besok, atau Senin (dari salah satu usul oleh salah satu wakil MKD). Akan tetapi, dari sisi lain pasti akan tidak ada efektivitas waktu, sehingga itu sudah menjadi keputusan para personil MKD dan saksi saja yang melakukan persidangan.

Seharian ini, saya berpergian ke luar rumah, tujuan pertama adalah untuk potong rambut karena rambut saya sudah semakin panjang dan lebat sementara hari Sabtu ada tes untuk kerja. Walaupun ini kali pertama saya dapat undangan tes pada hari Sabtu, tetapi saya harus lakukan demi masa depan yang cerah. Saya tentu tidak sendirian, saya bersama salah satu kawan saya, dia menghampiri saya ke rumah pagi ini, lalu rute pertama kami adalah ke dealer Honda di Jalan Magelang untuk mengambil spare part motor yang mungkin tertinggal di Honda salah satunya. Setelah urusan di Honda selesai, kami berkelana ke ring road utara daerah kentungan untuk potong rambut di salah satu tempat potong rambut yang bisa saya katakan adalah langganan saya di Jogja. Kami berdua potong rambut dengan model potongan yang berbeda. Setelah kami potong rambut, kami melanjutkan perjalanan untuk mencari makan, karena saya sudah kelaparan. Seperti biasa, setiap ditanya mau makan apa, saya selalu kebingungan karena saya mudah untuk urusan makanan. Sehingga perjalanan kami memutar melalui daerah gejayan. Pada saat sudah mendekati Sushi Tei, barulah tercetus di pikiran saya untuk makan mie ayam hijau. Awalnya teman saya usul untuk makan mie ayam mas Yudi hanya untuk sekedar mencoba masih enak atau tidak. Karena saya tidak suka uji coba hal yang sudah pasti, jadi saya usul untuk mencoba yang dia belum pernah makan, yaitu mie ayam hijau di daerah kotabaru.

Mie ayam hijau ini tergolong nikmat untuk saya makan dan unik juga sehingga saya langsung meng-ide-kan kepada teman saya, tapi entah bagaimana penilaiannya apakah enak atau tidak karena itu penilaian pribadinya, jadi saya enggan untuk menanyakannya, karena saya tidak suka memaksakan apakah seseorang tersebut harus menyukai pilihan saya atau tidak, yang jelas dia bilang bahwa es teh nya enak, haha. Selesai makan mie ayam, kami memutuskan untuk pulang, tentunya pertama mengantar saya pulang dulu. Di perjalanan, salah satu teman kami menanyakan apakah nanti sore jadi untuk fitness, saya pun menunggu kabar lagi darinya. Setelah di rumah, kami memutuskan untuk fitness pukul 16.00 wib. Cuaca saat itu mendung dan masih tergolong aman untuk keluar rumah. Sehingga sekitar pukul setengah 4 sore, saya pergi menjemput teman saya untuk fitness.

Ketika diperjalanan, banyak sekali para pengendara sepeda motor yang berjalan tidak sesuai dengan semestinya, tidak mengaktifkan lampu sign, menyebrang tanpa melihat kendaraan yang berada di jalan searahnya, dan berjalan mendahului dengan kecepatan yang sangat pelan. Entah kenapa oknum pelakunya adalah wanita dan ibu-ibu. Ini bukan rasis ya walaupun sebenarnya banyak juga lelaki yang melakukannya, tapi untuk hari ini yang saya jumpai kebanyakan adalah berjenis kelamin wanita. Padahal seharusnya mereka semua mengetahui bahwa cara berkendaranya dapat membahayakan dirinya sendiri dan juga orang lain. Tetapi yang saya paling benci adalah tidak mengaktifkan lampu sign ketika hendak belok atau menepi, ya walaupun ketika menyebrang mereka juga cenderung cuek dengan kendaraan lain yang sedang melaju searah. Namun, lampu sign adalah salah satu komponen penting dalam kendaraan agar pengendara lain memahami bahwa anda akan melakukan kegiatan menikung atau menepi. Saya rasa produsen motor sudah menciptakan lampu sign dengan sedemikian rupa adalah untuk salah satunya adalah keselamatan pengendara tersebut dan juga pengendara lain. Akan tetapi, banyak dari pengendara motor yang sepertinya tidak mau memahami apa arti alat tersebut dan cenderung malas untuk menggerakkan ibu jari mereka untuk mengatur arah lampu sign kendaraan. Sehingga lampu sign tersebut hanya menjadi hiasan motor semata. bukan menjadi suatu komponen penting pada kendaraan bermotor. Salah satu hal yang membuat kesal lainnya adalah saat lampu sign tersebut lupa dimatikan. Salah satu contohnya adalah ada pengendara yang lupa mematikan lampu sign mereka yang menunjukkan arah ke kanan, dan pengendara tersebut memang berada di sisi kanan jalan, yang orang lain berfikir bahwa dia akan belok ke arah kanan. Namun, setelah jalan beberapa lama tiba-tiba motor tersebut belok ke arah kiri secara tiba-tiba dan tanpa merubah arah lampu sign tersebut. Tentunya hal tersebut juga dapat membahayakan si pengendara tersebut dan juga pengendara lainnya. Sehingga, tolonglah bagi pengendara bermotor khususnya pengendara motor, untuk lebih care terhadap hal-hal yang dianggap kecil namun sangat krusial seperti lampu sign dan juga menggunakan Helm. Karena produsen motor tidak membuat lampu sign tanpa arti dan tanpa maksud yang jelas, melainkan untuk alasan keselamatan pengendara tersebut. Tolong ya, tolong sekali lagi, untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan juga keselamatan orang lain. Karena banyak orang berkata, ketika kita sudah berkendara dengan hati-hati, orang lain-lah yang tidak hati-hati.

Ketika fitness saya seperti memulai dari 0 lagi, untuk hari ini adalah jadwal chest day, jadi saya latihan dada untuk hari ini. Dengan beban yang sangat ringan, saya berlatih namun rasanya sudah lumayan berat. Hal ini terjadi karena saya sudah 1 bulan tidak latihan sendiri di rumah dengan dumbell saya 10 kg tersebut. Sehingga saya seperti berlatih dari awal lagi. Akan tetapi tidak mengapa, karena kalau langsung diberi beban yang langsung berat, tentu otot saya akan langsung stress berat dan bisa jadi cidera.

Setelah selesai fitness saya mampir ke tempat makan olive untuk membeli makan malam, sampai rumah saya makan olive sambil ditemani oleh sidang MKD tersebut, seperti yang saya ceritakan di awal tadi. Setelah makanan tersebut habis, saya mandi dan melanjutkkan nonton persidangan kembali.

Ya, kiranya sekian yang bisa saya bagikan, semoga bisa diambil nilai positif dari tulisan ini. Karena memang saya menuliskan pesan penting di tulisan saya kali ini. hahaha. Oke, selamat beristirahat semua, selamat malam. :D


Click to view my Personality Profile page