Helooww, selamat datang di Diary ke 13 ini. Sebelumnya saya mohon maaf karena ada perubahan rencana. Pada awalnya, kemarin saya menjanjikan hari ini adalah membahas mengenai standar nilai untuk masuk Surga, tetapi di perjalanan hari ini saya menjadi memiliki materi baru untuk kita bahas pada Diary kali ini.
Materi hari ini saya dapatkan karena siang hari tadi saya datang ke acara nikahan dan sorenya saya pergi ke rumah mbah saya di Magelang. Materi hari ini adalah tentang orangtua. Kenapa orangtua? Karena kehidupan itu singkat, dan untuk generasi sekarang menjadi semakin singkat. Banyak teman-teman seusia saya yang telah kehilangan salah satu orangtuanya dan bahkan ada yang telah yatim piatu. Hal yang paling menyedihkan adalah ketika kita harus kehilangan orangtua ketika umur kita masih muda dan bahkan masih bocah. Saya sendiri jujur, saya tidak tahu apa jadinya saya kalau salah satu orang tua saya sudah tidak ada. Saya termasuk anak yang manja walaupun di luar saya terlihat mandiri, tetapi ketika di dekat orang tua, saya adalah anak yang manja. Anak yang ingin selalu berada di bawah naungan mereka. Kasih saya orangtua takkan pernah putus hingga kapanpun. Bahkan, tiada cinta yang lebih tulus dibandingkan cinta dari orangtua kepada anaknya.
Bukti cinta orangtua kepada anaknya adalah yang paling tulus salah satunya adalah, ketika mereka mengajari kita cara berdiri, berjalan, dan juga mengajari kita berbicara. dan lainnya. Coba kalian ingat-ingat atau kalian perhatikan bagaimana reaksi orangtua yang melihat anaknya sudah bisa berdiri bahkan berjalan, dan dengan bangganya mereka 'memamerkan' anak tersebut kepada saudara dan juga teman-temannya. Perhatikan, pasti mereka menunjukkan ekspresi bahagia dan bangga yang sangat tulus. Hal tersebut juga terjadi saat mereka mengajarkan kita untuk berbicara. Siapa yang tidak senang saat bayinya bisa berkata "mama" atau "bapak", atau "ibu" atau apapun panggilan orangtuanya. Pasti semua orangtua sangat bahagia dan pasti mereka juga akan 'memamerkan' anaknya kepada saudara dan juga teman-temannya.
Ada 1 hal yang sangat menyentuh, yaitu saat kita masih balita atau kecil pasti kita selalu bertanya tentang sesuatu dan orangtua pasti dengan senang hati menjawabnya, bahkan mungkin tidak sekali dua kali kita menanyakan hal yang sama, bahkan bisa banyak sekali. Ingat tidak? Apa kalian juga pernah ingat saat orang tua pertama kali mengajarkan kita bagaimana memegang sesuatu. Sebagai anak balita, pasti hal yang dilakukan adalah sesuatu barang tersebut kalau tidak di-emut pasti dilempar kembali, ya kan? Orangtua kita senantiasa mengambilkannya kembali dan mengajarkannya kembali kepada kita. Itu adalah hal yang bisa dibilang best moment saat seusia itu.
Itu adalah sebagian bukti jika orangtua adalah orang yang memberikan cinta paling tulus di dunia ini. Sebagai anak, kita seharusnya membalasnya dengan benar. Jadilah anak yang juga mencintai orangtua dengan tulus dan baik. Coba kita introspeksi diri, apakah kita sudah melakukan hal yang orangtua kita lakukan saat kita kecil tersebut tadi kembali kepada mereka? Sudahkah kamu dengan sabar mengajari orangtuamu bagaimana cara-cara melakukan sesuatu (misalnya memakai HP, sosial media, dll), merawat orangtua ketika mereka memasuki usia senja, atau yang paling mudah saja, sudah kah kita membuat orang tua kita bisa tersenyum setiap hari? Tapi, kalau dari saya pribadi, lebih kepada sudahkah kita dengan sabar mengajari orangtua cara melakukan sesuatu tersebut walaupun sudah beberapa kali kita ajarkan tapi orangtua masih belum memahami caranya? Itu adalah hal yang nampaknya susah untuk kita jumpai pada generasi sekarang ini.
Jadi, mari semuanya kita tunjukkan rasa cinta kita yang tulus kepada orangtua kita semua. Hal ini berlaku untuk semuanya, baik yang masih ada maupun yang sudah pergi meninggalkan dunia. Jadilah anak yang benar-benar bisa membanggakan orangtua di dunia maupun di akhirat. Karena, salah satu amalan yang tidak akan putus adalah doa anak-anak yang soleh kepada orangtuanya. Cintailah orangtua kita sebagaimana mereka mencintai kita. Jaga baik-baik orangtua yang masih ada, asuh, rawat, temani, dan tuntun mereka. Jika mereka sudah meninggal, doakan mereka, doakan di waktu-waktu yang baik sebagaimana yang telah diajarkan oleh Agama kita.
Semoga tulisan ini bermanfaat, semoga orangtua kita diberi kebahagiaan dunia akhirat, aamiin. BYE~



0 komentar:
Post a Comment