Haloo, hari ini berkesempatan nulis lagi. Sangat bersyukur bisa nulis lagi hari ini karena kemarin juga sudah nulis. Hari ini adalah Diary ke - 5 ya, tolong diingatkan karena sepertinya short term memory saya sedikit bermasalah. Bagi yang tidak tahu tentang STM di kalimat sebelumnya saya akan sedikit menjelaskan, intinya STM adalah ingatan jangka pendek. Contohnya, pada saat kita sedang diperkenalkan nama orang baru oleh salah satu teman kita di sebuah tempat makan, lalu pada saat di tengah obrolan, kita tiba-tiba lupa nama orang baru tersebut, nah itu berarti STM kita yang sedang bekerja, dan STM itu sedang kurang baik karena cepat melupakan nama orang tersebut.
Hari ini tidak ada yang spesial, hari ini saya hanya di rumah, pergi Jum'at-an dan pergi mengambil laundry dan menyiapkan berkas untuk besok tes di UNY. Namun cerita ini baru berjalan setelah kita berada di jalanan, karena di jalanan kita akan menemukan 100 bahkan mungkin 1.000.000 dan bisa lebih karakter manusia. Tapi, kita tidak akan membahas itu, yang saya akan bahas adalah yang masih berhubungan dengan kemarin, yaitu tentang Hiasan Motor. Saya masih menemukan beberapa pengendara motor yang berjalan seperti tidak memperdulikan orang lain. Sebut saja ada seorang ibu-ibu yang baru keluar dari sebuah gedung perbankan, dan hendak menuju jalan raya. Langsung saja sang ibu tersebut masuk ke jalan raya sementara di belakang ibu-ibu tersebut terdapat motor yang juga dikendarai ibu-ibu yang melintas. Saya saat itu melihat jelas karena saya barusan ngambil uang di ATM dan akan meneruskan perjalanan. Untungnya ibu-ibu yang di belakang cepat melakukan penge-rem-an dan melakukan tikungan dengan lincah, sehingga tidak terjadi tabrakan yang lumayan membahayakan mengingat kejadian tersebut berada di jalan antar kota, Jalan Magelang.
Saya menjadi teringat tulisan saya kemarin kurang satu hal yang penting juga, yaitu menggunakan spion. Spion juga menjadi salah satu komponen penting oleh pengendara motor. Ada yang tahu kenapa diciptakan 2 spion kecil kanan kiri di sepeda motor? Agar kita tidak terlalu sering menengok ke belakang atau yang sudah berlalu, agar kita cepat move on. HAHAHAHA. Tentu bukan seperti itu dong, diciptakan spion adalah untuk membantu kita melihat situasi di belakang kendaraan kita. Agar tidak menengokkan kepala ke belakang sehingga terjadi pecah fokus saat berkendara. Para produsen pasti juga telah memikirkannya dengan sangat matang untuk menciptakan spion tersebut. Jika kita justru tidak mempergunakannya atau bahkan dilepas, pergi saja ke track balapan MotoGP, atau ke track motor downhill atau motor trail yang sedang jadi motor gaul pada saat ini. Tetapi jika di jalanan, kamu tidak sedang balapan atau sedang downhill sehingga gunakanlah spion dan pedulilah terhadap pengemudi lain dan juga nyawa anda sendiri. Ingat, keluarga di rumah sedang menunggu kepulangan anda ke rumah, bukan malah di rumah sakit.
Oh iya, sesampainya di rumah, biasa saya membuka youtube dan searching video Erix Soekamti yang sekarang sedang menginspirasi saya. Akhirnya saya pun menemukan kamera kecil mas Erix yang dia gunakan untuk video DOES nya, yaitu Canon G7 X. Langsung saja ketika saya sudah mengetahuinya, saya searching harga dan spesifikasinya, dan ternyata harganya sangat diluar dompet saya. Ya walaupun ada uangnya di bank, akan tetapi uang tersebut adalah untuk modal untuk melipat gandakannya lagi. Seperti biasa, karena STM saya lemah, dan berhubung malam ini saya teringat, saya membuka kembali websitenya dan melakukan screenshot dan di post di sini untuk pengingat saya. Siapa tahu kapan-kapan saya hendak menjajal kamera ini, meskipun sepertinya saya sangat menyayangkan Canon 60D saya di tangan adik saya. Saya jadi tidak bisa membuat video Diary, akan tetapi ya tidak apa-apa, dia sepertinya lebih membutuhkannya untuk kegiatan ekstrakulikulernya. Nih screenshot dari kamera yang sedang saya incar.
Semoga tulisan ini dapat menginspirasi dan memberikan pelajaran bagi kita semua, sampai jumpa di Diary saya selanjutnya. Selamat Malam, BYE~




2 komentar:
Endi upilnya kampreeeet????
@reewidjaja Uwes entek koe makan haha
Post a Comment