Free File Sharing

4shared.com - Free file sharing and storage

Friday, 19 March 2010

Kerang Rebus atau Kerang Mutiara ??

Haalloooo .. jumpa lagi nih dengan saya . hha .
maaf yaa baru update blog sekarang . sibuk sekali ni saya . hohoho .
Sekarang saya mw berbagi cerita lagi nih . simak baik" ya ....

Jumat 19 Maret 2010 . Pukul 07.00-10.30 wita .
Saya bersama teman angkatan kelas XII SMA YPK menghadiri acara doa bersama dan beberapa motivasi" dari beberapa guru guna menjelang UAN 2010 . banyak sekali ceramah motivasi yg disampaikan kepada kami semua . Mulai dari sesepuh SMA YPK yaitu Pak Susanto, hingga guru" lainnya seperti Pak Agus ikhwan Pak Achmad Riwayadi, dan Pak Ismuji. Ada juga sambutan dari Ketua Yayasan . Terakhir beberapa pembimbing doa yaitu Pak Adi S dan Pak Shobirin .

Di dalam ceramah motivasi pagi hari tadi, ada beberapa hal yang banyak bisa diambil hikmahnya . Seperti cerita Pak Santo yang bercerita tentang Pak Untung dengan Penjual jagung (*jagung yg sudah di lepas" dari tubuh jagungnya) yang berpenghasilan kurang lebih 7000 perhari, namun ternyata mempunyai anak seorang Dokter dan Perwira tinggi TNI AD . di dalam cerita tsb terdapat sebuah nilai yang sangat indah .

Ada juga cerita dari Pak Agus Ikhwan yang paling saya dapat adalah, cerita tentang Kerang rebus atau Kerang mutiara . Cerita ini berupa fakta dari salah seorang teman dari guru tsb .
Saya lupa siapa nama orangnya, jadi kita sebut saja beliau dengan nama saya yaitu "Deny" hehehe....

Ceritanya seperti ini . jadi Deny ini adalah seorang anak miskin yang hidup di kalangan orang mampu . Di sekolah, Deny ini selalu saja dihina hina bahkan pada suatu hari dy berkelahi dg temannya hingga dikroyok . Nah, bergegaslah dy pulang dan mencari ayahnya.
D : "pak, besok saya gak mw brgkt sekolah!"
A : "loh ? kenapa to den gak mw berangkat sekolah besok ?"
D : "ini sudah saya tahan tahan pak daridulu tapi sekarang saya sudah tidak bisa menahan lagi pak, saya pingin nangis rasanya"
A : "loh, memangnya kenapa?"
D : "saya berkelahi pak di sekolah saya dihina sama teman saya, ada apa pak ? apa karena Deny Miskin dan Bau pak ?"
A : "oh, begitu Den.. yasudah, kamu mw denger cerita bapak den ?"
D : "mau pak.."
A : "kamu tau Den, apa bedanya kerang rebus dengan kerang mutiara ?"
D : "gak tau pak.."

Nah, bercerita lah ayah tsb dengan Deny..
Bedanya kerang Mutiara dan Kerang Rebus adalah di mana dia akan ditempatkan nantinya .
Awalnya seperti ini . Kerang mutiara sedang terbuka, apa kalian tahu bagaimana kulit dari isi kerang ? tipis sekali kan ? bagaimana jika kaki kalian terkena kerikil ? sakit ? Nah, kulit kita yg tebal saja masih sakit apabila terkena kerikil, bagaimana dengan kulit kerang ? Nah, pada suatu hari terjadi kejadian seperti ini. Anak Kerang dan Induk Kerang sedang berdialog .
AK : "bu,, sakit sekali saya terkena pasir ini, saya gak tahan bu apa yg harus saya lakukan?"
IK : "sabarlah nak, coba saja kamu berdoa kepada Allah, dan minta lah diberi kekuatan darinya dan berusahalah menahan pasir tersebut"
AK : "oke bu, saya akan berdoa dan mencoba berusaha menahannya.."
Nah, si anak kerang itu pun cb berdoa dan berusaha menahan pasir tsb . dan akhirnya kerang tersebut mengeluarkan sesuatu hingga pasir tersebut tertutup olehnya dan jadilah sebuah mutiara .
Dan pada waktu musim panen tiba, orang-orang akan berusaha mencari kerang-kerang untuk dimanfaatkan .

Pada waktu pemilihan, ada pemisahan antara kerang mutiara dengan kerang biasa . kerang mutiara ada yang diambil mutiaranya dengan hati-hati dan ada juga yang bawa ke restoran" mewah dan acara" bergengsi lainnya dan dimakan oleh orang" yg berharta banyak. Sementara kerang tanpa mutiara hanya akan menjadi kerang rebus biasa, yang dijual di pinggir" jalan dengan harga kurang dari 10.000 rupiah dan yg beli saja orang-orang biasa saja . Nah, dari cerita tersebut, bisa kita analogikan 2 buah kerang tersebut dengan kehidupan kita .

A : "Nah, Den, sekarang kamu mw jadi Kerang Mutiara atau Kerang Rebus ?"
D : "Kerang Mutiara pak ."
A : "hmmm,, kalau begitu kamu besok sekolah atau tidak?"
D : "saya besok mau sekolah pak"
A : "bagus Den, anggap saja sekarang kamu adalah kerang yg terkena pasir tersebut dan bagaimana caramu menghadapi pasir itu."

Setelah dari cerita itu, Deny pun sekolah seperti biasa dan terus berusaha jadi yg terbaik.. Pada suatu hari Deny mendaftar kuliah di ITB, dan akhirnya dy keterima melalui jalur PMDK . Dengan senang hari, Deny berlari menemui ayahnya dan teriak" bahwa dy keterima di ITB lewat jalur PMDK.. Deny pun berkata pada ayahnya.
D : "paaakk ! saya keterima kuliah di ITB lewat jalur PMDK !"
A : "wahh syukur deh Den.. Tapi kamu tau kan bapak sudah banyak hutang ?"
D : "hee ? dulu bapak yang bercerita kepada saya tentang Kerang yang terkena pasir itu tapi kenapa sekarang bapak yang malah mundur ? kenapaa pakk ??"
A : "yasudah, mari kita berdoa dulu nak"
Setelah berdoa dan berdoa, akhirnya munculah 1 ide . dan ide itu tak jauh" dari ide orang miskin yaitu adalah hutang lagi . Pergilah Deny dengan dibonceng bapaknya dengan sepeda desa tua ketempat orang kaya . Setalah sampai, terjadi lah dialog antara si Kaya dan Ayah tersebut .
A : " begini pak, anak saya Deny ini keterima kuliah di ITB melalui jalur PMDK, maksud kedatangan kami kemari adalah ingin berhutang kepada bapak untuk biaya kuliah anak saya"
K : " Jangan sok kamu Den . Kamu ini sudah miskin masih mau kuliah ?! belum kuliah saja kamu sudah berhutang bagaimana nanti waktu kuliah ?!"
A : " Sudah pak ! jangan menghina saya di depan anak saya !! Memangnya kenapa kalau kami miskin ? Asal tau saja ya pak, tanah di Jawa masih Luas !"
Sambil marah-marah seperti itu si Ayah dan Deny pun bergegas pergi dari rumah itu . dan diperjalanan, ada dialog juga terjadi.
D : "Pak, memangnya benar tanah di Jawa masih Luas ?"
A : "Benar Den, tanah di Jawa masih luas sekali, tapi entah itu punya siapa saja , hahaha"
D : "hee ? bapak bohong,, bapak sendiri yg mengajarkan saya untuk tidak bohong, kenapa bapak bohong ?"
A : "loh, memang benar kan Den, tanah di Jawa masih luas ? bapak kn tidak bilang milik bapak kan ? haha.."

Keesokan harinya, setelah Deny dan Ayahnya berusaha mencari uang, dan menjual" barang miliknya, terkumpulah cukup biaya . Deny pun segera pergi untuk membayarkan biaya tersebut . Setibanya Deny di sana, ada yang menunjukan bahwa terdapat biaya tambahan . Deny pun terkejut, dan berkata "aduh, uang darimana lagi saya bisa dapat ? saya juga sudah tinggal di Masjid ?" . Deny pun teringat kalau dy masih memiliki Allah. Deny pun shalat dan berdoa di masjid.. Setelah shalat, Deny berdoa dengan sangat khusuk dan menangis . Ternyata di samping Deny ada orang kaya baik yang terheran-heran, dan berkata "iki kenopo to nangis-nangis ? kakinya gak saya injak dan gak saya tendang juga kenapa nangis-nangis begini ?"
Si orang kaya itu pun menunggu Deny selesai berdoa.Selesai berdoa si Orang Kaya ini bertanya-tanya kepada Deny.
OK : " nak, kamu kenapa sampai nangis-nangis begini?"
D : " ini om, saya bla bla bla ."
OK : "oohh,, begitu to . Ini saya tadi ada rezeki . kamu pakai saja uang ini untuk biaya kuliah kamu ."
D : "beneran ini om ? tapi, bagaimana saya menggantinya ?"
OK : "ini kartu nama saya nanti kalau kamu sudah kaya baru kamu boleh ganti uang ini.."

Setelah mendapatkan uang tersebut, Deny pun kuliah dengan tekun di sana. Dan sekarang pun Deny menjadi Dosen di ITB . Sekarang dy juga melakukan pelatihan" motivasi. dan tidak tanggung", dy pun melakukannya dari Indonesia hingga ke Luar negeri seperti Cina, Singapura, dsb .

Nahh,, sekarang, setelah saya mendengar cerita itu, entah ada perasaan apa, saya langsung merasa kagum dengan sosok 'Deny' itu . berawal dari keluarga miskin yg di hina", sekarang jadi seorang yg telah sukses menekuni bidangnya ..
Huuffttt,,, cerita pagi hari tadi cukup seruu ! hahahaha ......
saya jadi semakin semangat dalam menggapai cita-cita saya yang menurut saya sangat mulia ini.. hehehe....

Sekian dulu yaa cerita dari saya ...
sampai jumpa lagiiii ....

0 komentar:

Post a Comment

Click to view my Personality Profile page