Hari ini tanggal 27/03/2012, saya tertarik untuk mulai menulis artikel ini berdasarkan pemikiran saya sendiri. tumben sekali saya menonton berita pada sore hari tadi, dan saya menonton ada banyak demo di Indonesia ini karena kebijakan pemerintah untuk menaikkan BBM bulan April 2012 mendatang. Untuk sekarang, harga Premium masih Rp. 4.500,00 dan Bulan April mendatang akan naik menjadi Rp. 6000,00 .
Berita yang saya tonton tadi ada demo di 2 tempat, yaitu Jakarta dan Makassar. demo yang terjadi sangat ricuh, karena terjadi saling lempar-melempar batu. dan polisi pun mengerahkan mobil penembak gas air mata. bahkan sampe petang tadi sekiranya pukul 18.35 WIB, para demonstran masih berada di jalanan dan masih berdemo walaupun hari sudah petang. sampai terakhir saya nonton pukul 18.45 WIB, TNI belum turun tangan dalam aksi anarki ini. berarti pemerintah merasa bahwa pihak polisi masih bisa meng-handle kemurkaan dari para demonstran. terutama di Makassar, para Mahasiswa bertanding melawan Polisi dan para Masyarakat. kenapa masyarakat ikut membela polisi? karena saya rasa, bentuk anarki dari para mahasiswa di sana sangat meresahkan warga sekitar, karena jalan yang menjadi tertutup dan arah para demonstran yang kurang jelas hendak kemana. sehingga Masyarakat bergabung bersama Polisi dalam memerangi mahasiswa-mahasiswa yang bertindak anarki.
Itu tadi sekilas dari yang saya tonton di TV melalui 2 channel yang saya ganti-ganti.
Kalau saya boleh beropini,, kenaikan BBM itu mungkin memang adalah cara terpahit yang harus diambil pemerintah demi memajukan bangsa ini. bukan saya bersikap Pro dengan Pemerintah, dan Kontra terhadap Masyarakat. saya hanya berusaha mengambil tengah-tengah. karena dampak kenaikan BBM juga saya rasakan seperti mereka para demonstran di luar sana. kenapa saya bilang itu adalah cara terpahit? karena saya juga beranggapan juga seperti pemerintah bahwa menaikkan harga BBM ini tidak semudah seperti yang dibayangkan. karena untuk memutuskan menaikkan BBM itu, pemerintah pasti telah memikirkan ke depannya dan apa saja dampak-dampaknya, seperti demo-demo yang terjadi sekarang ini. Pemerintah pasti sudah membayangkan bila Masyarakat banyak yang akan tidak setuju, tetapi mau tidak mau pemerintah harus menaikkannya untuk kepentingan bersama dan kepentingan Negara kita ini. kalau kita lihat di negara-negara lain, ada beberapa negara yang harga BBM nya melebihi harga yang ditetapkan pemerintah kita ini. itu berarti negara kita masih membatasi kenaikan BBM ini, karena apabila pemerintah langsung menaikkan dan menyamakan dengan rata-rata BBM di Negara-negara lain, pasti negara kita ini sudah semakin anarki saja.
Harga Rp. 6.000,00 ini memang bukan harga yang murah lagi untuk harga BBM khususnya Premium, karena untuk pembelian bensin Mobil, mereka para penggunanya harus merogoh dompet lebih banyak daripada biasanya. Contohnya saja saya, saya sekali beli bensin untuk mobil hanya Rp. 50.000,00 saja, karena saya seorang mahasiswa dengan uang bulanan yang begitu minim. dengan uang Rp. 50.000,00 bisa mendapatkan 11.11 Liter Premium. bagaimana bila nanti naik menjadi Rp. 6.000,00 ? itu berarti jatah bensin saya pun harus berubah lagi dan itu "zzzzzzzzzz!" . tapi, untuk mereka para Pejabat atau mereka yang sudah bisa mencari uang sendiri dan hidup mereka mapan, pasti kenaikkan harga BBM tersebut hanya akan membuat mereka berkata "ckck". tapi bagi mahasiswa, kenaikan BBM memang bisa merugikan bagi dompet mahasiswa, apalagi mahasiswa yang kuliah jauh dari tempat tinggal dan mereka berasal dari keluarga yang pas-pasan. pasti mereka akan berfikir berulang kali demi mengakali uang jajan mereka karena kenaikkan BBM ini.
Menurut saya, menaikkan BBM ini boleh saja asal diimbangi oleh sistem Pemerintahan yang baik dan bersih. karena, untuk sekarang ini Pemerintahan ini belum sepenuhnya baik dan bersih. masih banyak para koruptor, dan banyak juga mereka yang menjabat di gedung DPR yang kerja nya hanya duduk manis, ngantuk saat rapat, dan jalan-jalan ke mana-mana. bagaimana Masyarakat tidak kesal kalau harga BBM semakin mahal demi membangun negeri ini, tetapi kinerja pemerintahnya hanya seperti itu??? masih banyak juga rakyat miskin dan pengangguran yang belum terjamah pemerintah. apabila harga BBM menjadi semakin mahal, bagaimana nasib mereka yang miskin dan pengangguran?? mereka hanya bisa pasrah dan hidup mereka menjadi semakin susah. banyak infrastruktur yang masih kurang baik juga, seperti jalan-jalan yang rusak, lampu penerang jalan yang malah tidak menyala saat malam, sekolah-sekolah yang gedung nya tidak layak pakai, dll. Masih ada juga SPBU di beberapa tempat di Indonesia yang selalu langka dan kehabisan stok berhari-hari, sehingga menimbulkan kekesalan warga karena harga di eceran bisa 2X lipat daripada harga aslinya. Harga kenaikkan BBM juga mempengaruhi harga-harga kebutuhan pokok di masyarakat. karena harga BBM naik, harga-harga sembako di pasar juga menjadi naik. dan tentu juga bagi keluarga yang pas-pasan juga pasti merasa keberatan juga dengan harga-harga yang ada. Sebaiknya, para pekerja dengan gaji tetap juga ada kenaikan gaji. karena apabila pekerjaan dengan gaji tetap itu adalah yang menderita karena dengan kenaikan-kenaikan harga yang ada, mereka tetap mendapatkan pendapatan yang sama saja. Para nelayan, mereka melaut juga membutuhkan bahan bakar, tetapi hasil ikan yang mereka dapat bisa berubah sewaktu-waktu, dan harga ikan yang dijual ke pasaran tidak seberapa untuk menghidupi keluarganya, belum lagi bahan bakar yang mereka butuhkan juga tidak sedikit. Saya juga prihatin kepada mereka para penjual kaki 5 atau rumah makan sederhana, mereka berusaha untuk tidak menaikkan harga yang mereka jual sementara bahan baku yang dibutuhkan senantiasa naik. dan apabila mereka (penjual kaki 5 dan rumah makan sederhana) menaikkan harga, mereka akan dihantui oleh perasaan yang sangat tidak nyaman, seperti menghilangnya para pembeli. jika kehilangan para pembeli, bagaimana nasib mereka menjalani hidup ke depannya ??
Tetapi, kenaikan BBM ini juga jangan terlalu dibuat anarki oleh masyarakat di luar sana. karena, harga BBM yang akan naik April mendatang masih dibawah harga barang yang biasa dibeli oleh masyarakat, salah satunya yaitu Rokok. harga BBM hanya Rp. 6.000,00 sedangkan harga Rokok bisa mencapai Rp.12.000,00. dan tidak sedikit juga yang hanya menghabiskan 1 bungkus rokok perhari, tetapi bisa 2 bungkus rokok atau mungkin 3 bungkus perhari. Nah, kenapa Uang untuk membeli Rokok itu saja sangat mudah dikeluarkan oleh masyarakat sedangkan untuk BBM yang hanya setengah harga dari rokok tersebut langsung di demo seperti ini? Mungkin ini bisa jadi bahan renungan saja. karena harga Rokok tersebut lebih mahal daripada kenaikan BBM April mendatang, tetapi harga Rokok tidak pernah di protes oleh masyarakat, padahal Rokok sangat membahayakan masyarakat juga. selain membuat polusi, bisa membahayakan bagi yang menghirup asap nya juga. serta harga makanan-makanan di tempat makan seperti PH, KFC, Dunkin, McD, dsb. Harga makanan tersebut bisa mencapai Rp. 20.000,00 lebih bukan??? tetapi tetap saja tempat-tempat tersebut ramai diserbu pengunjung. kalau masyarakat bisa memikirkan ini, harga 1 porsi di PH bisa buat membeli Premium 4 Liter,, bahkan tidak jarang orang yang membeli makanan di sana hanya memesan 1 menu saja, bisa juga mereka memesan lebih dari 1 menu. tetapi mengapa tempat-tempat makan seperti itu juga tidak di demo oleh masyarakat??? Justru saya lebih prihatin kepada mereka para penjual kaki 5 atau rumah makan sederhana seperti yang sudah saya bahas tadi. Semoga masyarakat juga bisa berfikir seperti apa yang saya fikirkan ini bahkan mungkin dapat lebih cerdas lagi untuk memandang lebih luas daripada tulisan saya ini. :D
Ya,, mungkin tulisan saya ini bisa diambil sisi positifnya. tulisan saya ini adalah Murni Opini dari saya sendiri. dan sekali lagi, saya di sini tidak memihak salah satu pun, apakah pemerintah ataupun masyarakat. saya hanya menyuarakan suara saya sendiri di Blog ini. ya mau kemana lagi saya menyuarakannya ?? ke Pemerintah? apakah akan didengar oleh mereka? atau ke Masyarakat? yang ada mungkin saya tidak dihiraukan. jadi lebih baik saya menyuarakannya di Media online seperti Blog ini.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan juga dapat memberi pelajaran bagi kita semua.
Salam hangat dari Saya,
Denny Agung Wicaksono



0 komentar:
Post a Comment